Gianluigi Donnarumma jadi bintang Italia saat ditahan Prancis 1-1. Sang kiper tampil gemilang lewat berbabagai penyelamatan yang dilakukan di Stade de France.
Pada awal laga saja ia sudah membuat dua penyelamatan sekaligus. Yaitu menepis tendangan Lucas Da Cunha dan bola muntah Ousmane Dembele.
Meski akhirnya kebobolan di awal babak kedua lewat tendangan bebas Michael Olise, Gianluigi Donnarumma tetap senang dengan apa yang dilakukan timnas Italia.
Apalagi saat tim menyamakan kedudukan melalui Alessandro Bastoni. Baginya, tak pernah mudah menghadapi Prancis.
Ia bahkan sempat mengira Gli Azzurri akan kalah. Beruntung para ketakutan itu tak terjadi, justru timnya tampil luar biasa.
“Datang ke sini dan menampilkan performa sebagus ini bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan semua orang,” ucap kapten Italia.
“Prancis adalah tim fenomenal, bahkan ketika kami haru bertahan dengan blok rendah, kami tetap bersatu, jadi saya sangat menyukainya,” ia menambahkan.
“Ini adalah awal dari perjalanan panjang dan saya tahu kami bisa saja mengalami kekalahan,” sambung kiper Manchester City.
Gianluigi Donnarumma Bikin 7 Penyelamatan
Double save yang dibuat Gianluigi Donnarumma adalah awal dari performa gemilangnya epanjang 90 menit. Ia benar-benar jadi tembok kokoh Italia.
Bahkan bisa dibilang, Italia akan kalah jika bukan Donnarumma kipernya. Bayangkan saja, jebolan akademi AC Milan mencatatkan tujuh penyelamatan.
Torehan ini ekaligu menambah daftar panjang kualitanya sebagai kiper top. Kendati ini bukan save terbanyak yang dibuat dalam satu pertandingan.
Sejauh ini performa terbaik bersama timnas dibuat saat melaan Bosnia pada play off Piala Dunia 2026. Kala itu ia melakukan 10 penyelamatan.
Catatan tak kalah impreif juga dibuat dua tahun sebelumnya. Menghadapi Spanyol, Gianluigi Donnarumma membuat delapan save.
