Masalah Manchester United semakin pelik. Dinihari tadi di Wanda Metropolitano mereka kalah 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions.
Kekalahan ini memperpanjang puasa kemenangan Manchester United. Lima laga terakhir dilalui tanpa tiga poin dengan rincian dua kali imbang, tiga kali kalah.
Selain itu, hasil dinihari tadi menegaskan rapuhnya jantung pertahanan. United hanya mencatatkan satu cleansheet dari 15 pertandingan tandang Liga Champions.
Yang tak kalah memalukan adalah Setan Merah mencoreng rekor klub-klub Inggris kala bersua Atletico Madrid. Bayangkan saja, mereka tim Inggris pertama yang dikalahkan Atleti di fase grup UCL.
Dalam sejarahnya, Atletico 12 kali bertemu wakil Inggris di fase grup. Sebelum laga dinihari tadi pasukan Diego Simeone tak pernah menang.
Bahkan lima laga sebelumnya selalu menelan kekalahan. Termasuk kalah 1-2 dari Liverpool pada matchday pertama beberapa pekan lalu.
Fakta tersebut jelas menambah beban untuk United. Di saat kondisi serba salah pemain dan pelatih, mereka seakan menjadi beban baru wakil Inggris di Eropa.
Manchester United Main dengan 10 Orang
Tanda-tanda kekalahan Manchester United sudah terlihat sejak wasit meniup peluit tanda laga dimulai. Belum genap satu menit, gawang Sane Lemmens sudah kebobolan.
Umpan Alex Baena dituntaskan Pablo Barrios menjadi gol. Tertinggal 0-1 tak serta-merta membuat anak asuh Michael Carrick meningkatkan tempo.
Mereka tetap kesulitan mengendalikan permainan. Bahkan penguasaan bola secara total pun Bruno Fernandes dan kolega kalah jauh.
Di tengah upaya mengejar ketinggalan menemui kesulitan, Manchester United tertimpa masalah baru. Mereka harus bermain dengan 10 orang setelah Leny Yoro diganjar kartu merah.
Kalah jumlah pemain membuat raksasa Inggris tak bisa berbuat banyak. Alhasil Atletico memastikan kemenangan 2-0 lewat gol Ademola Lookman.
