Nico Paz: Antara Kebebasan dan Pengaruh Besar Fabregas

Nico Paz kini jadi salah satu talenta paling berharga di Serie A. Sejak datang ke Como 2024 lalu performanya terus menanjak.

Ia datang dari Real Madrid dengan harga fantastis. Untuk pemain yang baru berumur 20 tahun dirinya sudah dibanderol 60 juta euro.

Como sebagai klub yang baru promosi kala itu sangat berani merogoh kocek dalam. Bagaimana pun kualitas sang wonderkid belum teruji.

Ia memang menjanjikan di akademi Real Madrid. Namun, Nico Paz gagal menembus tim utama dengan hanya bermain beberapa kali sebagai pengganti.

Akan tetapi, dengan analisis rinci, Como tak berpikir dua kali.  Era baru klub bermula sejak dia menginjakkan kaki di Sinigaglia.

Datang membawa mimpi, pemuda Argentina ingin membuktikan diri layak menjadi pilihan utama di level tertinggi.

Mimpi itu sudah jadi kenyataan. Bahkan bisa dibilang lebih cepat dari apa yang dia bayangkan. Karena dalam sekejap Paz memukau banyak pihak.

Penampilannya terus menuai decak kagum dari hari ke hari, dari musim ke musim. Dan menurutnya, ini semua berkat Cesc Fabregas.

Sebab Fabregas yang meluluhkan hatinya untuk meninggalkan kenyamanan di Real Madrid demi tantangan besar bernama Como.

“Fabregas mengajari saya hampir semuanya. Saya datang ke sini sebagai pemain muda dari Castilla,” ungkap Nico Paz.

“Saya pernah bermain beberapa kali untuk Real Madrid, tapi pada akhirnya menjadi pemain tim cadangan di divisi lebih rendah,” ia menambahkan.

“Datang ke sini dan bermain di Serie A, kasta tertinggi, memungkinkan saya berkembang dan meningkatkan diri sebagai pemain dan pribadi,” imbuhnya.

Nico Paz Diberi Kebebasan oleh Fabregas

Soal pengaruh vital dan konsistensi yang didapat bersama Como, Nico Paz menegaskan itu semua berkat Cesc Fabregas. Menurutnya sang pelatih tak hanya tahu apa yang dibutuhkan pemain.

Lebih dari itu, Fabregas memberi kebebasan dan kepercayaan. Ia selalu membebaskan Paz di lapangan, baik soal posisi maupun peran.

Kebebasan yang diberi tak lepas dari kepercayaan yang didapat. Sejak hari pertama, sang pelatih sudah berbicara banyak hal soal filosofi bermainnya dan apa yang dia butuhkan.

Dengan kata lain, mendatangkan Paz memang sudah masuk dalam rancangan besar Fabregas soal seperti apa permainan Como dan pemain macam apa yang bisa mewujudkan rencana itu.

“Semua berkat Cesc yang percaya pada saya dan membawa saya ke sini. Dia membiarkan saya bermain sesuai keinginan dan memberi saya banyak kebebasan,” pungkasnya.

“Dia mengajari saya banyak hal. Dan saya pikir pemain seperti saya bisa seperti sekarang berkat dia. Kami adalah tim yang ambisius dan ingin terus berkembang,” tutup Nico Paz.