Sempat Dihubungi Nigeria, Michael Kayode Justru Tak Perlu Berpikir Terima Italia

Berita, Timnas Italia197 Dilihat

Michael Kayode akhirnya didaulat sebagai penggawa timnas Italia. Dia mendapat panggilan pertama di era kedua kepelatihan Roberto Mancini.

Nama Michael Kayode satu tahun terakhir difavoritkan masuk skuat Italia. Terutama dalam perjuangan Gli Azzurri masuk Piala Dunia 2026.

Sayang, baik Luciano Spalletti maupun Gennaro Gattuso tak meliriknya. Padahal performa sang bek bersama Brentford menuai decak kagum.

Apalagi ia sudah melakoni berbagai pertandingan di hampir semua kelompok umur Italia. Ini pula yang membuat beberapa pihak kecewa dengan keputusan pelatih yang tak meliriknya.

Sekarang bersama Roberto Mancini, Kayode akhirnya datang ke Coverciano untuk pertama kali. Pemanggilan ini pun membuatnya merasa sangat terhormat.

Dan yang paling menarik dari pemanggilan ini adalah waktunya. Ia baru mendengar kabar gembira tersebut tepat setelah membawa Brentford menang 3-0 atas Chelsea di Premier League.

“Saya tidak tahu tentang panggilan timnas sebelum melawan Chelsea. Saya mengetahuinya saat peluit akhir berbunyi. Itu adalah emosi luar biasa, terutama setelah kemenangan besar itu,” ungkap Michael Kayode.

“Saya rasa Italia selalu menjadi timnas yang hebat dan bermain di sini adalah suatu kehormatan,” ia menambahkan.

Pada waktu bersamaan, muncul tawaran lain. Michael Kayode dihubungi timna Nigeria dalam beberapa hari terakhir.

Kendati begitu negara leluhur tak pernah masuk dalam pertimbangan. Sebab dari kecil yang dia pikirkan hanya berbaju Azzurri.

“Ini keputusan yang sangat mudah. saya sudah bermain di semua tim junior di sini. Nigeria menghubungi saya, tapi itu tidak pernah saya pikirkan,” tegasnya.

Michael Kayode Temukan Jati Diri di Inggris

Michael Kayode merupakan jebolan akademi Juventus. Namun, di usia 16 tahun ia dilepas ke klub Serie D, Gozzano.

Dari salah satu klub besar Italia ke klub yang berkubang di Serie D, Kayode tak berkecil hati. Ia justru mampu bangkit dalam waktu singkat.

Sampai akhirnya tawaran menggiurkan dari Fiorentina datang. Di sana pula penampilannya mencuat dan sekarang mentas di Premier League.

Awalnya pemain 22 tahun bergabung dengan Brentford dengan status pinjaman. Pada 2025 klub mempermanenkan statusnya dengan mahar 17 juta euro.

Keputusan bertahan terbukti benar. Ia tampil konsisten, dan yang paling penting performanya terus berkembang di Inggris.

“Saya melihat peluang besar di sini. Saya pikir hampir semua orang punya ambisi main di Premier League, jadi saya manfaatkan kesempatan sebaik mungkin,” ia menjelaskan.

“Saya sangat bangga. Saya habikan banyak waktu di Fiorentina dan pengalaman di sana sangat fantastis. Saya berutang banyak pada mereka,” kata Michael Kayode lagi.

“Memiliki kesempatan berada di timnas sangat berarti. Kami berasal dari liga yang berbeda dan saya pikir keberamaan di sini baik untuk tim,” tutup talenta berdarah Nigeria.