Serie A giornata keempat sudah tuntas terlaksana. Ada satu kesamaan yang terjadi dari pekan ini dengan sebelumnya, yaitu tidak ada laga yang berakhir 0-0.
Pekan keempat Serie A dibuka Venezia vs Fiorentina. Enam gol tercipta di Pier Luigi Penzo untuk kemenangan perdana La Viola 4-2.
Laga penutup pun berkesudahan dengan banjir gol. Sempat tertinggal 0-2 dari Udinese, Inter Milan berbalik menang 5-3 di Giuseppe Meazza.
Bukan hanya Venezia vs Fiorentina dan Inter Milan vs Udinese yang menghasilkan banyak gol. Laga lain seperti Lecce vs Monza (3-2), Lazio vs AC Milan (2-2), dan Sassuolo vs Juventus (3-2) juga demikian.
Jika ditotal, dari 10 pertandingan giornata keempat melahirkan 39 gol. Produktivitas merata dari setiap tim juga memunculkan satu fakta menarik.
Seperti yang disebut di atas, tidak ada satu pertandingan pun yang berakhir tanpa gol. Hebatnya lagi, ini berlangsung dari pekan pembuka sampai sekarang.
Fakta ini sekaligus menjadi sejarah. Untuk pertama kalinya empat giornata awal Serie A tidak ada pertandingan yang berkesudahan 0-0.
Baik Serie A dan Serie B Beda dengan Premier League dan LaLiga
Gol demi gol yang tercipta di Serie A menunjukkan beberapa hal. Salah satunya soal permainan terbuka nan menghibur yang mulai diperagakan. Juga anggapan Catenaccio yang mulai tidak relevan.
Apalagi bukan hanya kasta tertinggi yang selalu menghadirkan gol. Empat giornata Serie B yang sudah berjalan pun demikian.
Beberapa beranggapan bahwa fenomena ini muncul karena perubahan pendekatan yang dilakukan wasit. Seperti membiarkan permainan mengalir lebih cepat, tidak gampang meniup peluit yang menghambat jalannya laga, hingga minimnya penggunaan VAR.
Menurut catatan, tidak ada peninjauan ulang VAR dalam 31 pertandingan Serie A sejauh ini. Tak heran, perubahan ini membuat kasta tertinggi Italia sudah menghasilkan 121 gol sampai laga Inter Milan vs Udinese.
Yang terjadi di Italia berbeda jauh dengan Premier League maupun La Liga. Sama-sama sudah berjalan empat pekan, Liga Inggris sudah menghasilkan empat pertandingan 0-0, adapun Liga Spanyol tiga kali.
