Serie A baru giornata ketiga. Tapi aura rivalitas sudah kental terasa lewat dua grande partita antara Inter Milan vs Napoli dan Juventus vs AC Milan.
Laga Inter Milan vs Napoli tentu dinantikan. Kedua klub terlibat persaingan sengit menuju scudetto musim lalu. Pada akhirnya I Partinopei yang ketika itu berstatus juara bertahan harus rela tahtanya direbut I Nerazzurri.
Duel kedua tim diprediksi akan berlangsung ketat. Terutama jika melihat dari head to head keduanya. Dari lima pertemuan terakhir hanya sekali laga Inter Milan vs Napoli hasilkan pemenang.
Itu terjadi musim lalu di Naples untuk kemenangan tuan rumah 3-1. Namun, jika melihat dari tujuh laga terakhir di Giuseppe Meazza Inter bisa sedikit jemawa tanpa menelan kekalahan.
Yang jelas, grande partita Serie A ini selalu menghasilkan gol. Tercatat dalam 10 tahun terakhir hanya sekali laga ini berakhir 0-0.
Sementara itu, laga ini juga mempertemukan pelatih muda dan tua. Christian Chivu yang membawa Inter scudetto musim lalu baru berumur 45 tahun.
Tak hanya itu, Chivu masih seumur jagung di dunia kepelatihan. Ia melatih level profesional pertengahan musim 2024-2025 ketika menyelamatkan Parma dari degradasi.
Sebaliknya, Massimiliano Allegri yang menangani Napoli sudah mengenyam asam garam Serie A. Ia sudah melatih sejak 2003 silam.
Berbekal pengalaman segudang, prestasi tak perlu ditanya lagi. Scudetto datang sendiri selama Allegri menghendaki. Terbukti ketika ia menukangi AC Milan dan Juventus.
Kini sosok 60 tahun ingin menorehkan tinta emas lain. Juara lagi bersama Napoli walau kemungkinan ini cukup berat mengingat I Partinopei tak punya tradisi angkat piala sesering Milan atau Juve.
Serie A Hadirkan Duel Klasik Juventus vs AC Milan
Inter Milan vs Napoli bukan satu-satunya grande partita pekan ini. Di Turin ada duel klasik antara Juventus vs AC Milan.
Duel sengit kedua tim kali ini terasa berbeda. Baik Juventus maupun AC Milan terlempar dari persaingan gelar musim lalu.
Tak cuma itu. Pada akhirnya mereka juga sama-sama tercampakkan dari empat besar dan kompak menepi dari ajang bergengsi bernama Liga Champions.
Apa pun itu situasinya, duel Juve vs Milan tak pernah kehilangan nilai. Mereka tetap menghadirkan gengsi, harga diri, dan nama besar walau hasil akhir sering antiklimaks.
Bagaimana tidak, dari enam pertemuan terakhir empat diantaranya berakhir tanpa gol. Tapi jika melihat awal musim ini bisa jadi skor kacamata tak kejadian lagi.
Baik Juve dan Milan menjalani start sempurna. Tuan rumah yang baru sibuk di bursa transfer jelang deadline day selalu menang tanpa kebobolan.
Pun dengan I Rossoneri yang punya nyawa baru di bawah kendali Ruben Amorim. Enam angka diraih dengan mudah dari para lawan.
Dan sebagaimana Inter Milan vs Napoli, duel Juventus vs AC Milan juga mempertemukan pelatih beda generasi. Si Nyonya Tua tetap percaya pada Luciano Spalletti yang nyaris 70 tahun.
Sementara Amorim baru tahun ini menginjak kepala empat. Meski demikian, pengalaman pria Portugal tak bisa dianggap remeh juga.
Ia sudah berkarier di tiga kompetisi berbeda. Juara di Sporting Lisbon, belajar – walau gagal – bersama Manchester United, dan sekarang mencoba bangkit bareng Milan.
Ssrsrsrsaa…ssrsrssa… saudara-saudara, menarik dinanti siapa pemenang di grande partita Serie A kali ini. Apakah para tetua membuktikan kelas, atau malah yang muda menunjukkan kualitas.
