Musim penuh pertama Roberto De Zerbi bersama Tottenham Hotspur berlangsung mengerikan. Empat pertandingan Liga Inggris yang sudah dilalui tak sekali pun dimenangkan.
Roberto De Zerbi bukan hanya fakir kemenangan. Anak asuhnya juga gagal mencetak gol di liga musim ini. Dengan rincian kalah 0-3 dari Brentford, 0-2 dari Newcastle United, dan diimbangi Nottingham Forest serta Everton tanpa gol.
Catatan ini menjadi yang paling buruk dalam sejarah Tottenham Hotspur. Dan tentu dalam karier kepelatihan De Zerbi sendiri.
Apa yang terjadi di London Utara turut mengundang komentar pedas legenda Prancis, Christophe Dugarry. Ia menyerang pelatih asal Italia dengan mempertanyakan levelnya.
“Saya tidak pernah benar-benar mengerti apa sebenarnya level De Zerbi,” kata mantan bintang AC Milan kepada RMC Sport.
“Mereka bilang dia melakukan hal luar biasa di Brighton, Sassuolo, dan klub lain. Tapi bagi saya dia masih belum menjadi jaminan untuk melatih tim besar,” sambung Dugarry.
Kontrak Roberto De Zerbi Tidak Ideal
Bukan hanya kualitas Roberto De Zerbi yang disasar Dugarry. Durasi kontrak yang ditawarkan Tottenham juga jadi sasaran.
Sebagai informasi, pelatih asli Italia itu mendapat kontrak selama lima tahun di Tottenham. Keberanian manajemen tak lepas dari keberhasilan sang allenatore menyelamatkan klub dari jurang degradasi musim lalu.
Namun, bagi Christophe Dugarry itu berlebihan. Menurutnya memberi pelatih yang belum teruji kualitasnya dengan kontrak jangka panjang sama saja seperti perampokan.
“Dia menandatangani kontrak lima tahun, apa yang kemudian telah dia lakukan adalah perampokan tanpa perlu memakai topeng. Ini luar biasa,” ucapnya lagi.
Kritik terhadap Roberto De Zerbi wajar terjadi. Karena selama ini ia dicap sebagai pelatih bermasa depan cerah dengan keberhasilan meningkatkan level Sassuolo maupun Brighton.
Apalagi bersama Tottenham dia sudah dibekali banyak sekali pemain baru. Ya, De Zerbi telah menghabiskan dana tak kurang dari 350 juta euro untuk mengarungi musim 2026-2027.
Yang terjadi kemudian justru mengecewakan. Spurs tak pernah menang dan gagal mencetak gol dalam waktu lebih dari 400 menit.












