Manuver Tunggal Giovanni Malago dan Polemik Berkelanjutan Italia
Polemik belum menjauh dari timnas Italia. Seperti sebelumnya, aktor utama tetap sama, yaitu presiden FIGC, Giovanni Malago.
Giovanni Malago yang baru ditunjuk sebagai presiden FIGC sebelumnya membuat keputusan kontroversial. Dia memveto penunjukan Andrea Pirlo sebagai pelatih Italia.
Sang presiden tidak terima Pirlo sebagai representatif perusahaan judi asal Rusia. Alasan ini membuat FIGC yang masih berbulan madu bareng Paolo Maldini dan Leonardo Araujo harus pisah jalan. Maldini selaku Direktur Teknis dan berwenang penuh dalam penunjukan pelatih baru merasa tak dihargai.
Alhasil, dia langsung ankat kaki dari federasi usai hanya 17 hari bertugas. Keputusan ini diikuti oleh koleganya, Leonardo. Huru-hara ini rupanya tidak membuat Malago kapok.
Lagi-lagi, tanpa peduli pendapat orang-orang berkepentingan di federasi, tak memikirkan baik-buruk dan citra Italia di mata dunia ia mengangkat Diana Bianchedi sebagai Ketua Delegasi timnas Italia. Bianchedi menggantikan posisi Gianluigi Buffon yang mengundurkan diri beberapa waktu lalu.
Awalnya, keputusan ini seakan menuju perubahan besar. Sebab Bianchedi bukan dari kalangan sepak bola. Ia adalah mantan atlet Anggar, peraih dua medali emas Olimpiade dan kini berstatus Wakil Ketua CONI (Komite Olimpiade Italia).
Banyak yang berharap Gli Azzurri bisa bangkit dari keterpurukan. Apalagi selama di CONI Bianchedi membuat beberapa gebrakan, salah satunya dengan terpilihnya Milan sebagai tuan rumah Olimpiade musim dingin baru-baru ini.
Dengan kata lain, wanita yang juga sarjana kedokteran ini memiliki konsep dan target. Tak lama kemudian, publik dikejutkan oleh fakta mencengangkan di balik terpilihnya Diana Bianchedi.
Corriere della Sera melaporkan bahwa Malago tidak melibatkan Roberto Mancini selaku pelatih baru Gli Azzurri dan Claudio Ranieri sebagai Direktur Teknik yang baru. Selain itu, dirinya juga tidak berkonsultasi lebih dulu dengan CONI.
Kegilaan suksesor Gabriele Gravina tak sampai di situ. Diana Bianchedi sendiri bahkan tidak tahu menahu soal penunjukan tersebut.
pengumuman Bianchedi dilakukan Malago pada Minggu (9/8) siang. Calon suksesor Buffon baru dihubungi pada pagi hari yang sama. Sore nya, CONI yang juga baru mengetahui peresmian ini langsung bereaksi keras.
Presiden CONI, Luciano Buonfiglio tidak merestui keputusan sepihak Giovanni Malago. Alasannya jelas, Bianchedi masih menjabat sebagai wakilnya dan menurut peraturan pejabat CONI dilarang rangkap jabatan.
Sampai hari ini belum ada kejelasan soal ini. Yang jelas Bianchedi belum menandatangani kontrak apa pun dengan FIGC dan Malago sedang berlibur.
Ditulisan oleh infoserieaidn@gmail.com
Penulis dan kontributor redaksi Ngalcio Football journalism.