Inter Milan kembali bersiap untuk Liga Champions. Anak asuh Christian Chivu kali ini akan menjamu Club Brugge di San Siro, Rabu (14/10) dinihari WIB.
Christian Chivu dalam tekanan di Liga Champions. Inter Milan kini di papan bawah usai kalah dari Real Madrid di matchday pertama.
Tak pelak laga melawan Club Brugge wajib dimenangkan untuk membuka peluang lolos ke babak berikutnya. Apalagi Chivu ingin Inter memperbaiki capaian musim lalu.
Musim lalu laju Inter Milan terhenti di 16 besar. Dengan dua final yang dilalui klub dalam enam musim terakhir tentu apa yang diraih musim lalu mengecewakan.
Kendati demikian, Christian Chivu tak mau muluk-muluk. Ia enggan berpikir akan membawa I Nerazzurri ke final Liga Champions.
Memang, itu mimpi besarnya. Namun, yang terpenting bagi sang pelatih adalah memberikan yang terbaik dan yang jelas lebih baik dari apa yang mereka lakukan musim lalu.
“Jika bicara tentang mimpi, Anda tidak harus selalu mencapainya. Tapi Anda harus berusaha sebaik mungkin,” ujar Chivu seperti dilansir Football Italia.
“Berbicara tentang mimpi bukan berarti kita bicara soal memenangkan semuanya. Tapi bagian dari tanggung jawab kita untuk mencoba mencapainya,” ia menambahkan.
Christian Chivu: LIga Champions Tak Bisa Dibeli
Naik turun performa Inter Milan di Liga Champions adalah bukti bahwa ajang tertinggi Eropa sulit ditaklukkan. Padahal di Serie A sendiri I Nerazzurri selalu juara.
Christian Chivu menilai Liga Champions memang ajang tersulit. Semua bisa terjadi dan hanya kerja keras serta kesempurnaan yang bisa membuat klub meraih Si Kuping Besar.
“Uang tidak bisa membeli Liga Champions. Tidak ada pemain atau pelatih yang memberi Anda jaminan itu,” ujar nakhoda asal Rumania.
“Anda perlu memiliki keberanian tapi kerja keras yang Anda lakukan adalah hal yang terpenting. Kami masih memiliki ruang untuk melakukan perbaikan,” tutup Christian Chivu.


















