Real Madrid membuktikan diri sebagai raja Eropa. Tandang ke AS Roma di matchday kedua Liga Champions anak asuh Jose Mourinho menang 4-3.
Laga di Olimpico berlangsung hebat. Real Madrid dibuat kewalahan oleh intensitas yang ditunjukkan AS Roma.
Mereka pun sempat tertinggal 1-3. Namun, El Real dibekali banyak cara untuk bangkit. Remontada pun dimulai pada 10 menit terakhir pertandingan.
Dua pergantian yang dilakukan Jose Mourinho membuahkan hasil. Carlos Espi dan Endrick yang baru masuk sukses menyamakan kedudukan.
Puncaknya terjadi di masa injury time saat Antonio Ruediger menyempurnakan skema tendangan sudut.
menang 4-3 usai tertinggal 1-3 membuat Jose Mourinho semringah. Menurutnya sukses remontada tim tak lepas dari kelelahan berat yang melanda skuat Roma.
“Mereka mengejutkan kami di awal laga dengan Soule di sayap, membuat keunggulan di sana. Kami kebobolan dengan cara tak masuk akal dan tak boleh terjadi di level ini,” kata Mou.
“Setelah 1-3, mungkin semua orang mengira laga sudah berakhir, tapi yang benar-benar habis adalah pemain Roma. Sangat sulit bermain dengan intensitas dan gaya seperti mereka miliki,” ujarnya.
“Kami bikin perubahan karena kebobolan tiga, empat, atau lima tidak banyak berpengaruh. Roma tidak mampu lagi mengatasi gempuran sepak bola menyerang yang kami lancarkan,” ia menambahkan.
Real Madrid Dibuat Kaget oleh AS Roma
Main di Olimpico membuat Roma sebagai tuan rumah langsung menekan. Cara ini rupanya bikin lini belakang Real Madrid kewalahan.
Marten De Roon akhirnya membuka keunggulan menit ke-20 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Tensi tinggi tuan rumah masih dipertahankan pada awal babak kedua.
Terbukti dengan dua gol yang dibuat Donyell Malen hanya dalam waktu tujuh menit. Situasi tersebut diakui Jose Mourinho sangat mengejutkan.
“Bisa dibilang ini seperti dua pertandingan dalam 90 menit. Roma unggul dalam setiap aspek di babak pertama, kemudian 20 menit terakhir menjadi milik kami,” sambung The Special One.
“Mereka benar-benar mengejutkan kami. Dan untuk itu saya sangat menghormati mereka,” tutup juru taktik Real Madrid.



















