Duo Inter Milan Bikin Rekor pada 2 Laga Beruntun Italia

banner 468x60

Inter Milan tetap jadi tumpuan timnas Italia. Total ada tiga pemain yang dibawa Roberto Mancini untuk UEFA Nations League kali ini.

Mereka adalah Alessandro Bastoni, Pio Esposito, dan Nicolo Barella. Sejatinya ada empat pemain Inter Milan di timnas, tapi Federico Dimarco dicoret lantaran cedera.

banner 336x280

Kendati demikian, ketiga nama tersebut tak pernah dimainkan secara bersamaan dalam tiga laga yang sudah berjalan. Seperti ketika Italia tandang ke Prancis.

Pelatih Roberto Mancini hanya menjadikan Alessandro Bastoni dan Pio Esposito sebagai starter. Sementara Barella baru dimainkan pada babak kedua.

Di Stade de France dinihari tadi, Gli Azzurri yang sedang ketinggalan melakukan pressing tinggi. Cara ini memaksa lini belakang Prancis membuat kesalahan.

Alessandro Bastoni yang maju sukses memaksimalkan blunder Lucas Da Cunha. Berdiri bebas, bek Inter Milan itu pun melepaskan tendangan untuk membuat skor sama kuat 1-1.

Gol ini istimewa untuknya. Ia kini tercatat sebagai bek ketiga yang mencetak gol di dua laga beruntun timnas dalam 10 tahun terakhir.

Seperti diketahui, sang bek sebelumnya mencetak gol pembuka saat Italia mengalahkan Turki 4-1. Andalan Inter Milan kini menyamai torehan Gianluca Mancini dan Alessio Romagnoli.

Pio Esposito Harumkan Nama Inter Milan

Alessandro Bastoni bukan satu-satunya andalan Inter Milan yang menorehkan tinta emas bareng Italia. Sebelumnya muncul nama Pio Esposito.

Saat mengalahkan Turki di Istanbul beberapa hari lalu Esposito turut mencatatkan namanya di papan skor. Itu sekaligus menjadi gol penutup pesta kemenangan Italia.

Jika ditotal, bomber muda Inter sudah mengemas enam gol. Torehan ini sudah cukup membuatnya masuk dalam buku sejarah Gli Azzurri.

Berumur 21 tahun dan 92 hari, Pio Esposito berada di posisi ketiga pemain termuda yang mencatatkan lebih dari lima gol untuk Italia. Ia hanya kalah dari dua legenda besar, Giuseppe Meazza (19 tahun 261 hari) dan Gianni Rivera (21 tahun 76 hari).

Sementara itu, berbekal hasil imbang 1-1 di markas Prancis, Italia masih tertahan di posisi ketiga Grup A dengan empat poin. Pasukan Roberto Mancini bisa memperbaiki peringkat andai mampu mengalahkan Turki 6 Oktober nanti.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed